
Oliver Glasner memberikan instruksi kepada pemain Crystal Palace di final UEFA Confrence League, Kamis (28/5/2026) (c) AP Photo/Ebrahim Noroozi.
AC Milan terus bergerak menyusun fondasi untuk musim depan setelah menjalani periode yang penuh tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu agenda utama manajemen Rossoneri saat ini adalah menentukan sosok pelatih yang akan memimpin proyek baru klub menuju persaingan papan atas Italia dan Eropa.
Sejumlah nama pelatih ternama telah masuk dalam radar Milan. Mulai dari Oliver Glasner, Mauricio Pochettino, hingga Arne Slot dikaitkan dengan kursi panas di San Siro. Namun berdasarkan berbagai laporan dari media Italia, Glasner masih menjadi kandidat yang paling difavoritkan untuk mengambil alih kendali tim.
Situasi ini membuat bursa pelatih Milan menjadi salah satu topik paling menarik menjelang dibukanya musim baru. Manajemen klub ingin memastikan bahwa keputusan yang diambil bukan hanya tepat untuk jangka pendek, tetapi juga mampu membawa stabilitas dalam jangka panjang.
Milan Ingin Memulai Era Baru
Dalam beberapa musim terakhir, AC Milan menunjukkan ambisi besar untuk kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Eropa. Gelar Serie A yang diraih beberapa tahun lalu sempat menjadi titik balik kebangkitan Rossoneri setelah melewati periode sulit yang cukup panjang.
Namun konsistensi masih menjadi tantangan utama. Performa yang naik turun membuat manajemen merasa perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah proyek klub.
Karena itu, pemilihan pelatih baru dianggap sebagai keputusan strategis yang akan menentukan masa depan Milan dalam beberapa tahun mendatang.
Manajemen klub menginginkan sosok yang tidak hanya mampu meraih hasil positif di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan membangun identitas permainan yang jelas serta mengembangkan pemain muda yang menjadi bagian penting dari proyek klub.
Oliver Glasner Jadi Favorit Utama
Di antara sejumlah nama yang muncul, Oliver Glasner disebut berada di posisi terdepan.
Pelatih asal Austria tersebut memiliki reputasi yang cukup baik setelah menunjukkan performa mengesankan selama beberapa tahun terakhir. Ia dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun tim dengan organisasi permainan yang solid, disiplin taktik tinggi, serta kemampuan memaksimalkan potensi pemain yang dimilikinya.
Kesuksesan Glasner di berbagai klub sebelumnya membuat Milan melihatnya sebagai kandidat ideal untuk memimpin transisi tim menuju level berikutnya.
Laporan dari Italia menyebutkan bahwa pemilik klub, Gerry Cardinale, telah melakukan komunikasi awal dengan perwakilan Glasner. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membahas kemungkinan kerja sama di masa depan.
Meski belum menghasilkan kesepakatan resmi, sinyal positif dari kedua pihak membuat peluang Glasner menuju San Siro semakin terbuka.
Yang menarik, status Glasner sebagai kandidat utama disebut tidak dipengaruhi oleh perubahan struktur manajemen atau siapa pun yang nantinya mengisi posisi direktur teknik klub.
Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan Milan terhadap kemampuan Glasner cukup besar.
Rekam Jejak Glasner Jadi Pertimbangan Penting
Salah satu alasan mengapa Glasner begitu diminati adalah pendekatan modern yang ia terapkan dalam melatih.
Ia dikenal mampu membangun tim yang bermain agresif ketika menguasai bola, tetapi tetap memiliki organisasi pertahanan yang rapi saat kehilangan penguasaan.
Selain itu, Glasner juga memiliki reputasi sebagai pelatih yang mampu mengembangkan pemain muda dan meningkatkan performa pemain yang sebelumnya dianggap biasa saja.
Karakteristik tersebut sangat sesuai dengan filosofi Milan yang dalam beberapa tahun terakhir berupaya menyeimbangkan antara prestasi dan pengembangan aset klub.
Dengan skuad yang masih dipenuhi pemain muda potensial, Milan membutuhkan sosok pelatih yang mampu mengoptimalkan perkembangan mereka tanpa mengorbankan target kompetitif.
Mauricio Pochettino Tetap Jadi Opsi Serius
Meski Glasner berada di posisi terdepan, Milan belum sepenuhnya menutup pintu bagi Mauricio Pochettino.
Pelatih asal Argentina tersebut memiliki pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Eropa. Kariernya bersama Tottenham Hotspur membuat namanya dikenal luas sebagai salah satu pelatih dengan kemampuan membangun proyek jangka panjang.
Pochettino juga pernah menangani klub besar seperti Paris Saint-Germain dan Chelsea, sehingga pengalamannya menghadapi tekanan di klub elite tidak perlu diragukan lagi.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa Milan bahkan telah mencapai kesepakatan awal mengenai aspek finansial dengan mantan pelatih tim nasional Amerika Serikat tersebut.
Kontrak yang ditawarkan kabarnya bernilai sekitar lima juta euro per musim.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada indikasi bahwa Pochettino berhasil menggeser posisi Glasner sebagai pilihan nomor satu.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa Milan masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan final.
Arne Slot Masuk Radar, Tapi Belum Prioritas
Nama lain yang turut dikaitkan dengan AC Milan adalah Arne Slot.
Pelatih asal Belanda itu mendapatkan banyak pujian berkat gaya bermain menyerang dan pendekatan taktik modern yang diterapkannya selama beberapa tahun terakhir.
Keberhasilan Slot membangun tim yang kompetitif membuat sejumlah klub besar Eropa mulai memantau perkembangannya.
Namun dibandingkan Glasner dan Pochettino, peluang Slot untuk bergabung dengan Milan saat ini dinilai lebih kecil.
Beberapa media Italia bahkan menyebut bahwa kabar ketertarikan Milan terhadap Slot belum sepenuhnya terkonfirmasi dari sumber internal klub.
Artinya, meski namanya masuk dalam daftar pemantauan, statusnya masih sebatas alternatif dan belum menjadi prioritas utama.
Matthias Jaissle Jadi Kuda Hitam
Selain nama-nama besar yang lebih sering diberitakan, Milan juga sempat mempertimbangkan Matthias Jaissle.
Pelatih muda asal Jerman tersebut mendapat rekomendasi dari sejumlah tokoh yang memiliki pengaruh dalam proses pengambilan keputusan klub.
Jaissle dikenal sebagai pelatih progresif yang memiliki pendekatan modern dalam membangun tim.
Namun terdapat kendala besar yang membuat peluangnya menuju San Siro tidak terlalu tinggi.
Faktor finansial menjadi hambatan utama. Jaissle saat ini menerima bayaran yang sangat tinggi di klubnya dan harus menerima pengurangan pendapatan yang signifikan apabila ingin pindah ke Milan.
Situasi tersebut membuat negosiasi menjadi lebih rumit dibanding kandidat lainnya.
Milan Butuh Keputusan Cepat
Dengan persiapan musim baru yang semakin dekat, Milan tidak memiliki banyak waktu untuk menunda keputusan.
Pelatih baru nantinya akan berperan penting dalam menentukan strategi transfer, program pramusim, hingga pembentukan identitas permainan tim.
Semakin cepat keputusan diambil, semakin besar pula kesempatan bagi pelatih baru untuk mempersiapkan skuad sesuai kebutuhannya.
Karena itu, beberapa pekan ke depan diperkirakan menjadi periode krusial dalam proses pencarian pelatih Rossoneri.
Menunggu Babak Akhir Bursa Pelatih Milan
Persaingan untuk mendapatkan kursi pelatih AC Milan kini memasuki fase yang semakin menarik. Oliver Glasner masih memimpin daftar kandidat dan menjadi sosok yang paling berpeluang mengambil alih kendali tim.
Namun kehadiran Mauricio Pochettino, Arne Slot, dan Matthias Jaissle membuat situasi tetap terbuka hingga keputusan resmi diumumkan.
Bagi Milan, memilih pelatih bukan sekadar mencari sosok untuk mengisi bangku cadangan. Keputusan ini akan menentukan arah klub dalam upaya kembali menjadi kekuatan dominan di Serie A sekaligus bersaing secara konsisten di kompetisi Eropa.
Dalam beberapa hari atau pekan mendatang, para pendukung Rossoneri akan mengetahui siapa sosok yang dipercaya memimpin era baru di San Siro.
Gabung Komunitas Jasabet
Bagi Anda yang ingin mendapatkan update terbaru seputar sepak bola dunia dan informasi menarik lainnya, Anda bisa bergabung bersama komunitas Jasabet. Gabung komunitas Jasabet dengan cara Login Jasabet.
Baca Ini Juga:
7 Tim Serie A Resmi Tampil di Kompetisi Eropa Setelah Inter Milan Juara Coppa Italia 2025/2026!


